
Berikut beberapa kendala yang sering dialami saat pendaftaran NPWP melalui sistem Coretax DJP, beserta solusi praktis berdasarkan pengalaman pendampingan di lapangan.
Penyebab:
Biasanya terjadi karena titik lokasi pada peta tidak ditempatkan secara presisi atau sistem tidak dapat membaca koordinat secara otomatis.
Solusi:
Letakkan titik lokasi (pin) secara manual.
Cocokkan posisi dengan Google Maps agar sesuai lokasi sebenarnya.
Perbesar tampilan peta agar lebih presisi saat menentukan titik.
Ketidaktepatan kecil pada titik lokasi bisa menyebabkan data geometris tidak terbaca oleh sistem.
Penyebab:
Nomor HP tidak aktif atau tidak memiliki pulsa reguler yang cukup.
Solusi:
Pastikan nomor HP aktif dan dapat menerima SMS.
Pastikan tersedia pulsa reguler minimal Rp2.000.
Perlu diingat, setiap pengiriman kode verifikasi biasanya memotong pulsa reguler, bukan kuota internet.
Tanpa pulsa reguler, sistem tidak akan berhasil mengirimkan kode OTP.
Penyebab:
Terjadi delay sistem atau email masuk ke folder spam.
Solusi:
Tunggu sekitar 1 menit sebelum meminta ulang kode.
Cek folder Spam/Junk Mail.
Hindari klik tombol kirim kode berkali-kali karena dapat menyebabkan kode verifikasi menumpuk.
Jika sudah terlanjur, jeda beberapa menit sebelum mencoba kembali agar tidak terjadi kebingungan memilih kode terbaru.
Penyebab:
Pemilihan status wajib pajak tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Solusi:
Untuk NPWP pribadi, pilih kategori Perorangan.
Untuk NPWP badan usaha, pilih sesuai bentuk usaha (PT, CV, Yayasan, dll).
Pastikan memahami perbedaan NPWP pribadi dan NPWP badan sebelum mengisi data.
Kesalahan kategori bisa menyebabkan proses verifikasi tertunda atau perlu perbaikan ulang.
Penyebab:
Sistem Coretax DJP sedang dalam pemeliharaan atau mengalami gangguan teknis.
Solusi:
Coba akses kembali di waktu berbeda.
Hindari jam sibuk (biasanya pagi dan jam kerja).
Lakukan pendaftaran pada malam hari untuk peluang sistem lebih stabil.
Gangguan sistem biasanya bersifat sementara.
Penyebab:
Input detail alamat tidak sesuai dengan data kependudukan terbaru.
Kesalahan satu huruf atau angka saja dapat menyebabkan proses verifikasi gagal.
Solusi:
Pastikan alamat sesuai dengan data terbaru (biasanya yang tertera di Kartu Keluarga lebih update).
Periksa kembali RT/RW, nomor rumah, dan kode pos.
Hindari singkatan yang tidak sesuai dengan data resmi.
Ketelitian dalam pengisian detail alamat sangat penting dalam sistem digital Coretax.
Penyebab:
Terkadang setelah NPWP terbit, file NPWP digital tidak terkirim ke email. Hal ini bisa disebabkan oleh keterlambatan sistem, email masuk spam, atau gangguan pengiriman otomatis.
Solusi:
Login langsung ke akun Coretax DJP.
Masuk ke menu Portal Saya.
Pilih bagian Dokumen Saya untuk download file NPWP digital.
Jika lupa password, gunakan fitur Lupa Sandi atau login menggunakan sandi yang dikirim melalui email.
Cara ini biasanya lebih cepat dibanding menunggu email masuk.
Panduan ini diharapkan membantu calon wajib pajak memahami proses administrasi perpajakan digital secara lebih mudah. Informasi layanan dan edukasi perpajakan lebih lanjut dapat diakses melalui https://jasabuatnpwp.com .